Bukankah dulu pernah kukatakan
Aku senang menciptakan kenangan
Tapi mengapa sekarang kau bimbang
Hanya karena aku pencinta alam
reff : Dengar 3x
Engkaulau edelweissku sayang2x
Manis 3x
Engkaulah puncak rengganis
Tapi sayang sayang
Bumi juga butuh cinta
Bumi juga butuh kasih sayang kita
Jangan cemburu pada pepohonan
Hidup adalah tentang keindahan
Jika benar kau mencintai aku
Cintailah alam dan kehidupanku
Kembali ke reff
Rabu, 27 Januari 2010
EDELWEISS
Selasa, 26 Januari 2010
Melukis dengan hati
Sekitar dua jam yang lalu saya menjadi pembicara di whorkshop UKMFE Kurusetra, bertema "Menggambar dengan pensil". Aneh juga rasanya, sudah dua tahun ini saya tidak produktif melukis. Tapi ya mau bagaimana lagi, Kurusetra terlalu baik untuk sekedar ditolak. Toh saya juga sedikit banyak pernah turut berproses disana.
Yang menjadi menyenangkan adalah bukan karena audiensnya proaktif. Bukan juga karena konsumsi yang disediakan panitia, hehe. Terlepas dari itu semua, saya jadi punya keinginan untuk kembali berkreasi kembali. Tentu saja melukis. Dari pembicaraan saya sendiri, ada sesuatu yang sepertinya selama ini jarang saya perhatikan. Melukis dengan hati.
Pencipta lagu melukis lewat kata, aranger melukis dengan nada, novelis melukis dengan kata kata, dan kesemuanya berlandaskan hati nurani. Bagaimana dengan blogger? haha..sama saja dong.
KURUSETRA, tengkyu kawan, bersamamu aku jadi belajar kembali. Mari kita bertamasya dengan melukiskan apa saja yang ingin kita lukis. Mari kita menciptakan kenangan dan suasana yang nyaman..Salam Budaya...!!!Salam Lestari...!!!